Tentang Rumah Tsaqif

IMG_6520

Rumah Tsaqif dibuat tanggal 31 Januari 2016. Rumah Tsaqif akan diisi dengan beragam kegiatan sehari hari putra kami yang bernama Tsaqif dan juga lingkungan dan kondisi masa kecil yang mungkin akan bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi kami jika memang ada beberapa artikel yang berguna.

Tsaqif lahir tanggal 23 Februari 2012 silam. Sekarang dia sudah menginjak usia 4 tahun dengan tinggi badan 100 cm dan berat badan 14kg, cukup kurus juga buat ukuran anak usia 4 tahun.

Kami tinggal dipedesaan yang asri dengan lingkungan yang sangat mendukung untuk perkembangan motorik anak, ada sungai, sawah, ladang dan kebetulan rumah kami dekat pasar. Karena alasan inilah saya menyebut Natural home schooling. Bukankah belajar tidak perlu harus ke sekolah? Apalagi untuk warga desa, nampaknya sekolah alam belum begitu ramah ditelinga kami. Cukup ibunya dengan banyak kekurangan ini yang akan mengajarkan sekolah alam dilingkungan ini, tentu saja gratis dan dengan kurikulum semampunya ya… (Terima kasih google yang sudah memberi banyak hasil mesin pencari)

Tsaqif tidak melewati masa kecilnya sekolah di PAUD, pertama karena rumah kami tidak dengan sekolah PAUD, kedua karena TK dekat rumah adalah RA yang memiliki guru yang sabar dan sangat fleksibel. RA Tsaqif mengijinkan putra kami sekolah sebelum usianya yaitu 4  atau 5 tahun. Tsaqif masuk sekolah RA diusianya yang masih 3,5 tahun, tentu saja dengan konsekuensi di RA tingkat B 2 tahun juga ya… well… saya cukup terbuka dengan pemikiran sekolah sesuai dengan kemampuan si anak saja.

Tsaqif anak yang tergolong memiliki kebutuhan khusus dalam penanganan kebiasaannya, dia suka sekali dengan kipas angin dan sangat suka sekali dengan hal-hal yang berputar, suka sekali bertanya dan mengulang pertanyaan, dia mudah sekali bergaul dengan orang lain, entah ini dewasa atau anak kecil. Baginya dunia ini adalah milik orang baik dan indah, mesti lelaki dia suka sekali dengan bunga, menyukai warna hitam sehingga tida sesekali dia mewarnai semua gambar dengan warna hitam. Karenanya saya sangat berterima kasih dia memiliki banyak orang sabar disekelilingnya, guru dan juga nenek kakeknya.

Begitulah sedikit cerita dari Rumah Tsaqif, tunggu artikel selanjutnya ya,,,, senang sudah dikunjungi dan dibaca oleh Anda, Terima kasih..

Editor & Writer by Abi Rif'at & Nana Fatma IBX583692816BEBF